PELUPA???? BUKAN semata KARENA USIA
Jadi teorinya begini semakin sering otak di stimulasi maka semakin banyak pula neuron-neuron dalam otak yang akan bersinapsis. Esensinya sebuah otak memang mempunyai jumlah neuron yang sangat banyak, namun itu tiada jumlah neuron yang banyak itu tiada bersinaps. Jadi yang terpenting dari sebuah otak adalah sinaps-sinaps yang saling berhubungan. Memang benar, semakin tutup usia sel neuron otak akan mati, dan sebagai mana pula kita ketahui sel otak tidak bisa beregenerasi sebagaimana sel saraf lain. Tapi, yang lebih penting dari itu adalah sinapsis otak yang selalu distimulasi. Oleh karena itu, sering-seringlah menstimulasi otak mu. Caranya????? Otak mempunyai persepsi memori, setiap informasi yang kita dapatkan akan tersimpan dalam memori tersebut namun, informasi pertama kali yang masuk ke otak tersebut tiada mudah sekali untuk diingat kembali. Butuh review beberapa kali agar informasi tersebut mudah diingat. Lalu, kaitannya dengan belajar apa?????? The keysnya Otak tidak bisa membedakan mana yang khayal dan nyata. Jadi, buat lah informasi yang akan kamu simpan ke otak sefantastik mungkin dan sehiperbola mungkin.
Faktanya mengapa kata “KAMPSEUPAY, euyyy” mudah diingat sekali.. karena pesinetron yang mengucapkannya selalu dengan gaya yang khas dan sangat lebayyyy. Jadi, begitulah dengan belajar. Misal jika kamu ingin mengingat kata-kata berikut…
ApeL,kelapa,elang, lukisan,salju, pensil,rambutan, kadal,kubik dan srikaya
saya yakin kamu butuh waktu lebih dari 15 menit sampai kamu benar-benar ingat. Dan esok hari pun tidak menjamin apakah kamu masih ingat atau tidak.
Caranya adalah dengan merangkai kata-kata tersebut karena memang semua yang disukai otak adalah suatu kesatuan yang saling menyatu dan berkesinambungan bukan sesuatu yang saling terpisah-pisah. Belajar dari otak yukk yang sukanya bersinapsis daripada terpecah belah. Lalu, ngapain tuhhhh terjadi anarkisme / perkelahian massal antar kubu. Eh… kok kita ngomongin kubu sihhhh biarin tuh para pejabat yang sukanya ngomongin kubu, bukannya mentingin kemaslahatan rakyat malah mementingkan kelompok. Ehhhhh kokkkkk……
okayyy,,, sekarang fokus…
caranya adalah MERANGKAI KATA-KATA TERSEBUT MENJADI KALIMAT YANG FANTASTIK sembari mengkhayalkan,
“APEL dalam batok kelapa terus dibawah oleh kaki elang terbang sambil memegang lukisan… eh tiba-tiba di langit salju turun membentuk rintik-rintik selurus pensil, salju memasuki rawa berpenghuni kadal yang sedang memainkan kubik dan srikaya…….”
LEBIH GAMPANG DIINGAT BUKAN?????
Tidak ada komentar:
Posting Komentar