PENAKLUK WAKTU

PENAKLUK WAKTU

Kamis, 24 Juli 2014

Tentang Laki-Laki yang KASAR.

aku tak mengerti mengapa ia yang berupa manusia layaknya pasti masih memiliki perasaan. Wajahnya selalu kusut dan kalut. Pandangan matanya tajam mencerminkan dendam dan kemarahan. Ia punya kebiasaan bangun sangat siang. Wajar. Karena ia selalu pergi malam dan pulang keesokan harinya. Aku tak tahu apa yang dkerjakannya. Yang kutahu ia adalah laki-laki yang sangat berharga dalam hidupku. Aku semakin tak mengerti ketika ia dengan ringannya mengeluarkan kata-kata kasar terhadap ibunya. Allah. Investasi dosa apakah yang sudah kami tanam kepadanya hingga ia bersikap seperti ini.
pikirannya selalu dibayang-bayang dengan electron-elektron negative yang tanpa ia sadari semakin menggerogoti jiwanya sendiri. Kasihan sekali ia. Lagi-lagi aku meminta belas kasihmu Allah. Lagi dan lagi.
lembutkanlah hatinya. Lembutkanlah hatinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar